Wujud Kemitraan, DPP-KJI Sambut Baik Bantuan Sembako dari Satker PJN Wilayah II Sumbar


PADANG – 5 MARET 2026 - Di tengah hiruk-pikuk pemberitaan dan deru pembangunan infrastruktur yang membelah Bumi Minangkabau, terselip sebuah narasi tentang kepedulian yang melintasi batas profesi. Kali ini, bukan soal aspal atau beton yang menjadi perbincangan, melainkan tentang ketulusan tangan yang terulur untuk mereka yang setia mengabarkan kebenaran.


Adalah Masudi, ST., MT, sosok di balik kemudi Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, yang menunjukkan sisi humanisnya. Di sela-sela tanggung jawab besar mengawal urat nadi jalan nasional, ia meluangkan perhatian bagi keluarga besar Dewan Pimpinan Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPP-KJI) melalui bantuan paket sembako.


Kabar mengenai bantuan ini disambut dengan rasa syukur yang mendalam oleh Ketua Umum DPP-KJI, Andarizal. Baginya, bantuan ini bukan sekadar paket kebutuhan pokok, melainkan simbol pengakuan dan apresiasi terhadap eksistensi para jurnalis yang tergabung dalam wadah KJI.

 

 "Alhamdulillah, dalam waktu dekat kita akan menerima bantuan sembako dari Pak Masudi. Ini adalah kabar baik yang membawa kesejukan bagi kawan-kawan," ungkap Andarizal dengan nada penuh syukur.


Andarizal menekankan bahwa setiap butir beras dan tetes minyak yang diterima nantinya akan langsung bermuara kepada mereka yang berhak. Ia memastikan bahwa begitu bantuan tersebut sampai di markas pusat, pengurus akan segera bergerak cepat untuk mendistribusikannya kepada para anggota DPP-KJI.


"Jika bantuan sembakonya sudah sampai, akan segera kami bagikan kepada rekan-rekan yang tergabung di DPP-KJI. Kami sangat menghargai niat baik ini," tambahnya lagi, sembari menyelipkan doa dan ucapan terima kasih yang tulus kepada Masudi atas empati yang ditunjukkan.


Pertemuan niat baik antara pemangku kebijakan infrastruktur dan organisasi pers ini seolah menegaskan bahwa di balik setiap tugas negara dan setiap baris berita, ada ikatan kemanusiaan yang harus terus dirawat. Kepedulian ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para kuli tinta untuk terus berkarya, sekaligus menjadi pengingat bahwa sinergi yang sehat antara pemerintah dan media dapat terjalin melalui hal-hal sederhana namun bermakna.  **


Topik Terkait

Baca Juga :