Preservasi Ruas Padang - Lb. Alung - Batas Kota Solok oleh PT. Sarana Mitra Saudara, Solusi Nyaman, Ekonomi Jalan


SUMATERA BARAT - 20 APRIL 2026 - Proyek strategis infrastruktur yang tengah berjalan di bawah pengawasan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sumatera Barat mendapatkan respons positif dari masyarakat luas. Proyek Preservasi Jalan dan Jembatan yang mencakup ruas Padang - Lb. Alung - Padang Panjang - Padang Luar hingga Batas Kota Solok ini menuai apresiasi karena dinilai memberikan dampak signifikan, baik dari sisi mobilitas maupun ekonomi lokal.


Pelaksanaan proyek ini berada di bawah komando Andi Mulya Rusli, ST., MT, selaku Kepala Satker PJN Wilayah I Provinsi Sumatera Barat, bersama dengan Noor Arias Syamsu, ST., M.Si sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1.


Berdasarkan papan informasi proyek, pengerjaan yang dimulai sejak 27 Februari 2026 oleh pelaksana PT. Sarana Mitra Saudara (PT-SMS) ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 18.678.477.000,- yang bersumber dari APBN. Dengan durasi pengerjaan selama 308 hari kalender, kehadiran proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional secara optimal.


Kehadiran proyek ini tak hanya dirasakan manfaatnya dari sisi perbaikan jalan, tetapi juga menjadi "berkah" tersendiri bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi pengerjaan.


Salah seorang pemilik warung di sekitar area proyek mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan omzet jual beli yang ia alami. "Dengan adanya proyek preservasi ini, kami pemilik warung merasa sangat terbantu. Jual beli kami meningkat drastis karena para pekerja proyek di waktu jam istirahat selalu mampir dan belanja di sini," ujarnya.


Senada dengan warga, para pengguna jalan pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih. Renol (42), seorang pengemudi mobil "pick-up" yang kerap melintas di jalur tersebut, mengaku sangat bersyukur dengan adanya perbaikan jalan ini.


Menurut Renol, kondisi jalan yang nantinya akan lebih mulus akan memberikan dampak langsung pada efisiensi operasional kendaraannya. "Setidaknya biaya perawatan kendaraan jadi berkurang karena kedepannya jalan jadi mulus," ungkapnya. Pernyataan Renol pun diamini oleh sejumlah sopir lain yang kebetulan sedang beristirahat di warung tersebut, yang berharap agar pengerjaan dapat segera tuntas dengan kualitas yang maksimal.


Keberhasilan dan kelancaran proyek ini tentu tidak lepas dari pengawasan ketat di lapangan. Hal ini pun diamini oleh seorang tokoh masyarakat yang kebetulan melintasi jalur tersebut dan mampir di warung kopi sekitar area proyek. Menurutnya, peran General Superintendent (GS) yang bertanggung jawab penuh dalam memimpin, mengawasi, dan mengelola seluruh operasional proyek konstruksi dari awal terlihat optimal.


Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada jajaran PPK PJN Wilayah 1 Sumbar atas dedikasi dan pengawasan yang dilakukan secara berkala. "Kinerja mereka patut mendapat apresiasi, karena terlihat jelas kesungguhan dalam menjaga kualitas proyek demi kenyamanan dan keselamatan kami sebagai masyarakat," tuturnya mengakhiri pembicaraan.   (And) 


Topik Terkait

Baca Juga :