Banjir Landa Dusun Mappadegat, Puluhan Rumah Terendam hingga Setinggi Dengkul Dewasa
MENTAWAI – Dusun Mappadegat di Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dilanda banjir hebat sejak hujan Selasa dini hari, 10 Juni, pukul 05:00 WIB. Banjir tersebut telah merendam puluhan rumah warga, bahkan mencapai ketinggian setinggi dengkul orang dewasa.
Dampak Meluas: Puskesmas dan Gereja Turut Terdampak
Menurut M. Haris, Ketua Yayasan Lingkungan Nusa Tebbai Mentawai, yang aktif mengawal isu ekosistem di kepulauan tersebut, dampak banjir ini sangat signifikan. "Ada sekitar 40 rumah terendam banjir," ungkap Haris. Ia menambahkan bahwa musibah ini tidak hanya menimpa rumah-rumah penduduk, namun juga fasilitas vital seperti puskesmas dan gereja, menambah daftar panjang kerugian yang diderita warga Mappadegat.
Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran besar bagi warga. Puskesmas yang seharusnya menjadi garda terdepan layanan kesehatan kini terganggu, sementara gereja sebagai pusat spiritual masyarakat juga tidak luput dari rendaman air. Peristiwa ini menjadi pengingat pahit akan kerentanan wilayah pesisir terhadap ancaman bencana alam, terutama saat musim penghujan tiba.
Warga Berharap Bantuan Segera Tiba
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut mengenai upaya penanganan dan bantuan yang telah disalurkan. Warga Dusun Mappadegat kini sangat membutuhkan uluran tangan, mulai dari kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, selimut, hingga obat-obatan. Harapan besar tertumpu pada respons cepat dari pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait untuk segera mengirimkan bantuan dan melakukan penanganan darurat. (And)